Aku Perempuan

Blog EntryCintailah ibu muAug 27, '07 10:06 PM
for everyone
Ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak saya untuk
> berbelanja
> bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang
> baru. Saya
> sebenarnya
> tidak suka pergi berbelanja bersama dengan orang
> lain, dan saya
> bukanlah
> orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami
> berangkat juga ke
> pusat
> perbelanjaan tersebut. Kami mengunjungi setiap toko
> yang menyediakan
> gaun
> wanita, dan ibu saya mencoba gaun demi gaun dan
> mengembalikan
> semuanya.
> Seiring hari yang berlalu, saya mulai lelah dan ibu
> saya mulai
> frustasi.
> Akhirnya pada toko terakhir yang kami kunjungi, ibu
> saya mencoba satu
> stel
> gaun biru yang cantik terdiri dari tiga helai. Pada
> blusnya terdapat
> sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan karena
> ketidaksabaran saya,
> maka
> untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama
> ibu saya dalam
> ruang
> ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia mencoba
> pakaian tersebut, dan
> dengan susah mencoba untuk mengikat talinya.
>
> Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan
> oleh penyakit
> radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat
> melakukannya, seketika
> ketidaksabaran
> saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam
> kepadanya. Saya
> berbalik
> pergi dan mencoba menyembunyikan air mata yang
> keluar tanpa saya
> sadari.
> Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya
> kembali masuk ke kamar
> ganti
> untuk mengikatkan tali gaun tersebut. Pakaian ini
> begitu indah, dan
> dia membelinya.
>
> Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi
> kejadian tersebut
> terukir dan tidak dapat terlupakan dari ingatan
> saya. Sepanjang sisa
> hari
> itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat
> berada di dalam ruang
> ganti pakaian tersebut dan terbayang tangan ibu
> saya yang sedang berusaha
> mengikat tali blusnya. Kedua tangan yang penuh
> dengan kasih, yang
> pernah
> menyuapi saya, memandikan saya, memakaikan baju,
> membelai dan memeluk
> saya,
> dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya,
> sekarang tangan itu
> telah
> menyentuh hati saya dengan cara yang paling membekas
> dalam hati saya.
>
> Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu
> saya,
> mengambil
> tangannya, menciumnya ... dan yang membuatnya
> terkejut,
> memberitahukannya
> bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan
> yang paling indah
> di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan
> telah membuat saya dapat
> melihat dengan mata baru, betapa bernilai dan
> berharganya kasih sayang
> yang
> penuh pengorbanan dari seorang ibu. Saya hanya dapat
> berdoa bahwa
> suatu
> hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki
> keindahannya
> tersendiri.
>
> Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala
> ciptaan Tuhan yang begitu
> agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi
> keindahan tangan
> Ibu...
>
> With Love to All Mother
> " JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA
> INI KEPADA
> ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI
> DAPAT
> MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA "
>
> Note : Berbahagialah yang masih memiliki Ibu. Dan
> lakukanlah yang
> terbaik untuknya...........

2 Comments
elisawijaya wrote on Aug 28, '07
ibu adalah org yg paling mencintai anaknya, apapun dilakukan untuk melindungi anaknya.
jd sbg anak kita harus bersikap sama
24agutus wrote on Aug 28, '07
hu..hu... hik..hik..ik... jadi terharu el :-((
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help